100 Informasi
Berhemat untuk Anak yang di DAPATKAN
1.
Menabung
Dirata-ratakan banyak anak yang tidak
suka menabung. Jadi ajarkan anak untuk belajar menabung.
2.
Celengan tujuan
Banyak anak yang menabung tetapi
selalu di pakai untuk membeli jajan. Maka dari itu, buatlah celengan tujuan
agar kalian menaruh uang dengan rajin dan tujuan mengumpulkan uang.
3.
Dapat menghasilkan uang sendiri
Jika kalian meminta uang orang tua
atau meminjam uang kakak kalian, itu bukan namanya menghemat, melainkan
pemborosan. Seharusnya kalian menggunakan separuh, dan sisanya di tabung di
celengan tujuan
4.
Membaca buku keluarga super irit
Keluarga super irit terjual di mall,
yang biasanya bernama “GRAMEDIA”. Jika kalian tidak tahu dimana terletaknya
buku keluarga super irit, tanyakan pegawainya. Jika tidak tahu dimana gramedia,
berada di lantai 2 atau 3.
5.
Menghemat alat tulis sekolah
Kalian pasti pernah bukan lupa tidak
membawa buku tulis? Biasanya kalian membeli di koperasi sekolah. Itu adalah
pemborosan. Catatlah setiap hari apakah kalian telah memasukkan buku
pelajarannya atau tidak.
6.
Gunakan alat tulis sekolah sebaik-baiknya
Kalian pasti pernah bukan kehilangan
pensil? Atau alat tulis lainnya?. Ketika waktu istirahat, kalian akan membeli
pensil baru. Itu namanya pemborosan. Carilah terlebih dahulu pensilmu. Jika
tidak ditemukan, pinjamlah pensil milik temanmu.
7.
Sehat itu hemat
Pasti kalian pernah jatuh sakit, kan?
Jangan pernah sekalipun kalian sakit. Jika sakit kalian akan mengeluarkan uang
yang banyak. Bisa-bisa untuk orang sakit demam, obat demamnya sekitar Rp10.000.
jadi, jika ada teman yang sakit, sediakanlah tisu untuk menutup hidung dan
mulut agar firus tidak mengenai kalian.
8.
Membandingkan harga
Agar kalian dapat tempat yang bagus
dan murah, kalian harus membandingkan harga terlebih dahulu. Setiap mau ke
toko, catatlah kalau toko ini harganya sekian. Datanglah ke toko lain yang kamu
tahu dan catat lagi kalua harganya sekian. Setelah selesai, pilihlah toko yang
paling murah.
9.
Bawalah botol minum setiap pergi keluar
Saat pergi keluar, pasti kalian
sering membeli minum. Agar tidak menghabiskan uang, lebih baik kita membawa
botol minum sendiri saja. Membeli adalah pemborosan. Jika kalian ingin cepat
kaya kalian harus seperti pepatah “hemat pangkal kaya” jangan “boros pangkal
miskin”.
10.
Mendaur ulang
Jika ada botol kosong, jangan dibuang
tetapi daur ulanglah barang tersebut agar bisa dijual kembali dan mendapatkan
keuntungan mendadak.
11.
Buatlah buku pengeluaran dan pemasukan
Setiap kali kamu membeli jajan pasti
kalian lupa uang yang telah dipakai. Maka dari itu catatlah pengeluaran uang
dan pemasukan uang agar kamu tidak mencarinya. Dengan begitu pemborosan pun
akan berkurang.
12.
Berjualanlah
Kalian jangan menghabiskan uang,
tetapi carilah usaha sampingan. Contohnya berjualan/dagang. Menjadi tukang
semir, menjual barang daur ulang. Itu akan bermanfaat untuk kalian dan mendapat
uang jajan sendiri tanpa meminta orang tua atau kakaknya.
13.
Menghemat uang Rp500 dalam 1 minggu
Biasanya dalam seminggu anak-anak
dapat menghabiskan uang sebesar Rp20.000 hanya untuk jajan. Biasakanlah untuk
tidak sering jajan. Kalau pengin banget, uang jajan kalian jangan simpan di
dompet, simpan saja di lemari. Dengan begitu kalian pasti malas membeli jajan
selama seminggu dan hanya mengeluarkan uang Rp500. Tapi, ya gapapa kalau
keluarin uang, kalian juga nanti bosa-bosan sendiri.
14.
Bekerja paruh waktu
Jangankan hanya menyimpan uang dengan
sisa uang saku sekolah, justru itu yang menyebabkan kita tidak dapat menghemat.
Disebabkan Karena kadang kita menghabiskan uang saku sekolah. Agar uang kita
bertambah, kalian bekerja paruh waktulah agar tidak susah lagi. Contoh
pekerjaannya adalah membantu ibu kalian, ayah, kakak dan adik (khusus yang
memiliki adik). Dengan begitu kita tidak akan lagi susah payah dan kalau kalian
membantu lebih berat, kalian bisa meminta upah yang banyak.
15.
Ikutan lomba, juga dapat menghasilkan barang lho
Biasanya kalau kita ikut lomba, kita
dapat hadiah, kadang juga dapat uang. Dirata-ratakan kalau mengirim uang
melewat bank. Jadi kalau kamu ikutan lomba, kalian dapat menghasilkan barang
bagus atau uang. Tetapi, kalau mendapat uang, kalian harus mengambil uang yang
ditranfer. Transfer itu adalah pemindahan uang dari rekening ke rekening
lainnya. Waduh! Kok malah bahas transfer ya?.
16.
Bingung pilih mainan yang mana
Sebenarnya banyak yang pengin beli
ini, tapi pengin yang ini. Kalau pilih-pilih, entar bisa nunggu sampai malam.
Bingung itu maksudnya kamu pengin beli mainan pikacu, tapi kamu juga suka hp.
Kemudian kamu gak tau mana yang ingin di beli.
17.
Menurut keluarga hemat, Kartu Kredit adalah
utang
Kartu kredit adalah benda plastik
yang biasa digesek-gesek, kemudian memasukkan pin dan kalian bisa membayar
barang tersebut. Namun, jika dipikir-pikirkan, itu seperti kita mengutang.
Mengutang atau utang adalah barang yang belum dibayar tetapi akan dibayar
dilain waktu. Jadi, mengutang itu sebenarnya tidak boleh. Tapi, ada juga yang
mengutang. Kalian tidak boleh mengutang barang apapun meskipun hanya Rp500
saja. Tapi, kalau tidak ingin mengutang jangan beli yang anek-aneh, contohnya
mainan. Buang-buang uang saja.
18.
Kalau ingin kaya, bukalah tabungan di bank
Kalau kalian ingin uang kalian tidak
ingin diambil setiap hari, bukalah tabungan di bank. Bank adalah tempat keluar
masuk untuk menyetorkan uang ke tabungan. Penyetoran adalah uang yang akan kita
tabung. Kelebihannya adalah kalian akan diberi kartu ATM dan kartu tersebut
sudah di sediakan pin untuk perampok tidak bisa mencuri uang kita. Tapi,
kekurangannya kalau sampai kartu ATM-nya hilang kita harus denda Rp10.000 dan
harus meminta surat dari polisi.
19.
Penyetoran
bulanan
Setiap kali kita mau menabung, pasti
kalian hanya menunggu uangnya banyak. Jangan hanya berpikir begitu, kalian
harus membuat penyetoran bulanan. Penyetoran bulanan itu setiap bulan kalian
menyetorkan uang untuk di tabung. Tapi, kalian juga harus membuat rencana
setiap bulanan menyetorkan uang berapa. Bagilah 1 tahun menjadi 3 bulan, 6
bulan, dan 9 bulan. Dengan begitu kalian dapat menghasilkan uang banyak.
20.
Catatlah bahan-bahan makanan yang mau di beli
Kami biasa membeli bahan-bahan
makanan. Pertamanya ingat, tapi kalau sudah sampai jadi lupa lagi. Jadi,
sebelum pergi ke pasar catatlah bahan-bahan makanan yang mau dibeli. Atau
kalian boleh memanggilnya belanja secara impulsif. Impulsif adalah membeli
barang yang tidak dibutuhkan hanya Karena ingin punya.
Perhatian: Saat season ke 2 akan ada
penjelasan hemat!